Pesan Natalis Tabuni Pada Momen Terakhir Dirinya Sebagai Bupati Intan Jaya

SUGAPA – Peringatan Detik – Detik Proklamasi HUT RI ke 77 di tahun 2022 ini, menjadi momen terakhir bagi Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Natalis Tabuni – Yan Kobogoyau.

 “Tahun 2022 merupakan tahun terakhir saya selaku Bupati dan Wakil Bupati memimpin Intan Jaya. Sudah 10  tahun kami memimpin Intan Jaya atas dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Namun karena ketentuan Peraturan Perundang-undangan, maka kami harus mengakhiri tugas kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati pada Bulan Desember mendatang,”kata Bupati Natalis dalam amanatnya di HUT Kemerdekaan RI ke 77 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati di Kota Sugapa. Rabu (17/8/2022).

 Lanjutnya sebagai pasangan orang nomor satu dan dua di kabupaten ini, keduanya telah – berupaya semampu mereka untuk mewujudkan harapan-harapan masyarakat sesuai yang dijanjikan.

“Telah banyak yang kita kerjakan dan capai akan tetapi masih banyak pula yang belum dapat direalisasikan. Karena kendala dan hambatan yang,”akunya.

 Berbagai kebijakan telah diupayakan untuk mengatasi seluruh permasalahan yang menghambat laju penyelenggaraan pemerintahan, pembanguanan dan pelayanan masyarakat agar dapat bergerak lebih cepat diantaranya,

  1. Penyelesaian konflik Pilkada 2017 dilaksanakan oleh Bupati dan Wakil Bupati bersama pemangku kepentingan secara konprehensif melalui berbagai cara antara lain ; merangkul lawan politik untuk bersama-sama membangun daerah baik dalam pemerintahan, Lembaga legislatif maupun dalam penyelesaian denda adat;
  2. Penyelesaian konflik bersenjata, melalui pendekatan kekeluargaan, budaya dan adat oleh Tim Terpadu penyelesaian konflik bersenjata antara TNI/Polri dengan TPNPB-OPM dengan memberikan pemahaman kepada kelompok-kelompok tertentu bahwa kemajuan dan kesejahteraan bersama hanya dapat dicapai melalui pembangunan di segala bidang dengan dukungan keamanan dan stabilitas daerah yang kondusif.
  3. Penanganan COVID-19 telah dilaksanakan secara sistematis dan terpadu oleh Tim Penanganan COVID-19 Intan Jaya dengan melibatkan para pihak, sehingga Intan Jaya sampai dengan saat ini nihil kasus COVID-19 (zero Covid) dan berada pada status level 2 berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri.

 “Sudah barang tentu apa yang kami lakukan, kerjakan dan perbuat belum-lah sempurna. Oleh karena itu. Atas segala kekurangan itu, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan, jajaran Forkopimda, Lembaga Legislatif, jajaran pemerintah daerah, gereja dan tentunya kepada seluruh masyarakat kabupaten Intan Jaya yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk memimpin Intan Jaya selama 2 (dua) periode,”bebernya.

 Diakuinya selama kurun waktu 10  tahun belum cukup untuk mewujudkan Intan Jaya Sehat, Pintar Dan Sejahtera, karena Visi tersebut sangatlah besar dan visioner“Namun kami telah berupaya meletakan dasar-dasar pembangunan dan pemerintahan yang kuat untuk nantinya dilanjutkan oleh bupati berikutnya,”tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.